
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga semakin berkembang pesat dengan investasi mencapai Rp4,7 triliun pada kuartal III 2025. Keberadaan industri baterai berbasis nikel yang dipelopori oleh PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB) di kawasan ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor industri dalam negeri tetapi juga membuka peluang lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian lokal.
Industri baterai yang berfokus pada produksi bahan baku baterai lithium berbasis nikel ini, bertujuan untuk mendukung pasar ekspor dan memenuhi kebutuhan energi kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi.
KEK Setangga terletak di wilayah tengah Indonesia, kini telah menyerap 3.001 tenaga kerja hingga Triwulan III 2025, menjadikannya salah satu kawasan dengan pertumbuhan investasi tertinggi pada tahun lalu.
Investasi KEK Setangga Dorong Industri Baterai, Buka Lapangan Kerja dan Perekonomian Daerah
Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa hilirisasi industri di dalam negeri, seperti pengolahan nikel untuk baterai, tidak hanya mendongkrak ekonomi, tetapi juga memperkuat kemampuan nasional, termasuk sektor pertahanan.
Menurutnya, pada 2026, produksi bahan baku baterai ini akan menjadi terobosan strategis bagi Indonesia untuk menguasai teknologi canggih, termasuk dalam industri pertahanan.
Lebih lanjut, Rizal Edwin Manansang, Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, mengungkapkan bahwa KEK Setangga akan menjadi pusat industri di Indonesia bagian tengah, dengan total investasi mencapai Rp67,69 triliun dan diperkirakan dapat menciptakan lebih dari 78.000 lapangan kerja hingga tahun 2053.
Dalam operasionalnya, PT ABEB berencana memproduksi hingga 20.000 ton per tahun. Selain meningkatkan jumlah lapangan kerja, pabrik ini juga diharapkan memberi dampak positif pada ekonomi daerah, seperti bertambahnya usaha pendukung serta meningkatkan aktivitas logistik dan jasa di sekitar kawasan.
Deng Wei Ming, Chairman of CNGR, menyatakan bahwa pabrik ini akan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung.
Investasi KEK Setangga yang mencapai Rp4,7 triliun menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan industri baterai berbasis nikel di Indonesia. Kehadiran pabrik PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB) tidak hanya mendorong pengolahan nikel dalam negeri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat perekonomian daerah sekitar.
Diharapkan, investasi ini akan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekonomi maupun kemampuan nasional dalam menguasai teknologi, terutama di sektor pertahanan.
Demikian informasi seputar perkembangan investasi KEK Setangga. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Bulelengpagi.Com.
























