Bank Indonesia: Investasi di Jakarta Tetap Prospektif di Tahun 2024

0
75
Jakarta diproyeksikan terus menguat dengan prediksi pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,8 persen hingga 5,6 persen pada tahun 2024. (Skynews.com)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta baru-baru ini menegaskan bahwa destinasi investasi di Jakarta tetap menjadi paling prospektif di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan, Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta, Sahminan menekankan peran sentral Jakarta dalam perekonomian nasional.

“Jakarta menyumbang sekitar 16-17 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” ungkap Sahminan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis lalu. Ini menunjukkan betapa vitalnya peran ibu kota dalam struktur ekonomi Indonesia.

Di tengah gejolak ekonomi global, Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Pada triwulan pertama 2024, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan banyak negara lain, yang justru sedang berjuang menghadapi perlambatan ekonomi.

Selain itu, inflasi nasional yang terkendali di bawah 3 persen semakin memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi.

“Stabilitas ekonomi ini memberikan sinyal positif bagi para investor untuk menanamkan modal mereka di Indonesia, khususnya di Jakarta,” tambah Sahminan.

Investasi di Jakarta sendiri diproyeksikan terus menguat dengan prediksi pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,8 persen hingga 5,6 persen pada tahun 2024. Dengan investasi yang menyumbang sekitar 36 persen dari total PDB Jakarta, kota ini tetap menjadi pusat perhatian bagi investor domestik maupun asing.

“Sebagai kota metropolitan, Jakarta sangat bergantung pada investasi. Sektor ini memegang peranan penting dalam ekonomi kita,” jelas Sahminan.

Keberadaan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang baru disahkan akan semakin mendorong peran penting investasi dalam upaya transformasi Jakarta menjadi kota global. Dengan UU DKJ, Jakarta berambisi untuk sejajar dengan kota-kota besar dunia, yang tentunya membutuhkan aliran investasi yang lebih besar.

“Transformasi menuju kota global ini memerlukan dukungan investasi yang signifikan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” lanjut Sahminan.

Sebagai pusat ekonomi Indonesia, Jakarta terus memperkokoh posisinya sebagai magnet investasi. Dengan stabilitas ekonomi yang kuat dan kerangka hukum yang mendukung, Jakarta siap menyambut lebih banyak investor untuk berkontribusi dalam menjadikannya sebagai kota global terdepan.

Investasi di Jakarta bukan hanya tentang angka-angka ekonomi, melainkan juga tentang visi masa depan. Sebagai pintu gerbang menuju perekonomian Indonesia yang lebih maju, Jakarta menawarkan peluang yang tak terhingga bagi para investor yang siap berpartisipasi dalam pertumbuhan dan transformasi kota ini.

Demikian informasi seputar prospek dan perkembangan investasi di Jakarta. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Bulelengpagi.Com.