Capaian Luar Biasa: Pertamina Hulu Rokan WK Rokan Raih Peningkatan Produksi Minyak 6.000 BOPD di Lapangan DSF

0
107
EVP Upstream Business Pertamina Hulu Rokan WK Rokan, Edwil Suzandi menyampaikan bahwa keberhasilan peningkatan produksi minyak merupakan bukti dalam memberikan kontribusi terbaik untuk negara. (Riaunews.com)

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan kembali meraih prestasi gemilang dengan mencatatkan peningkatan produksi minyak pada lapangan Duri Steam Flood (DSF) di Blok Rokan. Melalui proyek pengeboran sumur infill jenis Heavy Oil (HO), PHR berhasil meningkatkan produksi sebesar 6.000 barel per hari (BOPD). Capaian ini menjadi langkah signifikan, mengingat kontribusi produksi proyek ini telah melampaui target RKAP berturut-turut pada tahun 2021, 2022, dan 2023, dengan total 276 sumur onstream.

Proyek pengeboran sumur infill, yang dilaksanakan oleh tim WDHO, menjadi salah satu pilar utama WK Rokan dalam mendukung target pemerintah. EVP Upstream Business Pertamina Hulu Rokan WK Rokan, Edwil Suzandi menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti konsistensi dan dedikasi PHR dalam memberikan kontribusi terbaik untuk negara. Dengan proyek ini, estimasi kontribusi keuntungan untuk negara mencapai proyeksi NPV US$184 juta, dengan investasi aktual lebih rendah dari yang diajukan, yakni US$4 juta.

Edwil Suzandi mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian ini dan menekankan pentingnya menjadikan keberhasilan sebagai pemicu semangat untuk pencapaian yang lebih gemilang di masa depan. Meskipun target WK Rokan belum sepenuhnya tercapai, pencapaian ini dianggap sebagai langkah positif yang harus disyukuri dan dijadikan motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik.

Edwil juga memberikan semangat kepada para Perwira Pertamina Hulu Rokan agar terus berkontribusi dengan semangat tinggi dalam menyediakan energi untuk negeri. Kontribusi ini diharapkan membawa manfaat besar bagi bangsa dan negara, terutama Provinsi Riau.

Dalam pengelolaan Blok Rokan, Edwil menyoroti tiga peran penting Pertamina Hulu Rokan, yaitu menahan laju penurunan produksi akibat faktor alam, upaya peningkatan produksi melalui semangat dan kolaborasi, serta koreksi dan pembelajaran dari kekurangan yang ada. Semangat kolaborasi dianggap menjadi kunci untuk mencapai tujuan besar demi keberhasilan negeri.

Pertamina Hulu Rokan WK Rokan juga berhasil menurunkan laju penurunan produksi dari 20% per tahun menjadi 3% per tahun dengan melakukan operasi pengeboran tambahan di WK Rokan. Capaian ini melebihi target produksi dalam dua tahun berturut-turut dan mencapai puncak produksi harian sebesar 6.251 BOPD dengan total volume 1,77 MMBO, kontribusi sekitar 17% dari total produksi di Duri Steam Flood. Capaian ini mencerminkan komitmen PHR dalam menjaga keberlanjutan produksi migas di Indonesia.

Demikian informasi seputar Pertamina Hulu Rokan berhasil meningkatkan produksi minyak sebesar 6.000 barel per hari. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Bulelengpagi.com.