Tantangan dan Peluang Investasi PLTP: Tinjauan dari Buku Putih LPEM FEB UI

0
189
Komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan semua pihak terkait guna mencapai target strategis dalam pembangunan investasi PLTP di Indonesia. (AsiaToday.id)

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) telah merilis sejumlah rekomendasi untuk memperkuat ekosistem dan meningkatkan investasi PLTP (pembangkit listrik tenaga panas bumi) di Indonesia. Rekomendasi ini diungkapkan melalui buku putih yang berjudul “Analisis Bisnis dan Kebijakan untuk Mendorong Investasi PLTP di Indonesia”. Buku tersebut, yang baru-baru ini diluncurkan, merupakan hasil dari evaluasi mendalam terhadap kondisi pengembangan PLTP di Indonesia saat ini.

Dalam buku putih tersebut, Wakil Kepala LPEM FEB UI bidang pendidikan dan pelatihan, Mohamad Dian Revindo menyatakan bahwa tujuan utamanya investasi PLTP adalah untuk memberikan pandangan objektif yang dapat mendukung para pemangku kepentingan dalam pengambilan kebijakan yang terinformasi.

Salah satu poin utama dari buku putih ini adalah pemahaman yang mendalam tentang sifat dan risiko alami PLTP, baik dari segi teknis, regulasi, maupun finansial. Kepala Green Economy and Climate Research Group LPEM FEB UI, Alin Halimatussadiah menjelaskan bahwa studi dalam buku tersebut dimulai dengan tahap tersebut untuk memberikan konteks yang jelas terhadap tantangan dan peluang investasi di sektor ini.

Pemerintah Bakal Dorong Investasi PLTP di Indonesia?

Alin juga menyoroti pentingnya rekomendasi harga dan regulasi yang dihasilkan melalui permodelan finansial oleh tim LPEM FEB UI. Hal ini mencakup identifikasi strategi penetapan harga dan kontrak yang efektif untuk proyek PLTP, serta kondisi yang dapat mendorong investasi dalam sektor ini.

Respon positif juga datang dari Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Harris Yahya, yang menyambut baik inisiatif dari LPEM FEB UI. Menurutnya, buku putih ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat pengembangan panas bumi sebagai bagian integral dari portofolio energi nasional.

Yahya juga menekankan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan semua pihak terkait guna mencapai target strategis dalam pembangunan investasi PLTP di Indonesia. Ia mengapresiasi kontribusi LPEM FEB UI dalam mengakselerasi perkembangan energi terbarukan di Indonesia.

Diharapkan bahwa peluncuran buku putih ini dapat menjadi sumber pengetahuan yang berharga bagi para praktisi, akademisi, dan pembuat kebijakan yang tertarik dalam menggali potensi energi panas bumi di Indonesia. Dengan demikian, langkah-langkah konkret dapat diambil untuk memperkuat ekosistem dan meningkatkan investasi dalam pembangkit listrik tenaga panas bumi di negeri ini.

Demikian informasi seputar investasi PLTP di Indonesia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Bulelengpagi.Com.