Memperin Genjot Investasi dan Ekspor di 5 Sektor Ini

0
1220

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto fokus menggenjot investasi dan ekspor di lima sektor yang menjadi prioritas dalam “Making Indonesia 4.0”, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronika.

“Sebab, kelima sektor manufaktur ini mampu memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian, kata Airlangga lewat keterangannya di Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019.

Kementerian Perindustrian mencatat realisasi total nilai investasi di sektor industri manufaktur sepanjang tahun 2018 mencapai Rp 222,3 triliun. Adapun sektor yang menjadi penopang utamanya yakni, industri logam, mesin dan elektronika, dan industri instrumen kedokteran, presisi, optik dan jam dengan nilai sebesar Rp 60,12 triliun.

Kemudian, disusul industri makanan dengan nilai investasi mencapai Rp 56,60 triliun, industri kimia dan farmasi Rp 39,31 triliun, industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain Rp 14,85 triliun, industri kertas dan percetakan Rp 11,84 triliun, serta industri mineral logam Rp 10,63 triliun.

Selanjutnya, investasi industri karet dan plastik sebesar Rp 9,40 triliun, industri tekstil Rp 7,68 triliun, industri kayu Rp 5,23 triliun, industri barang dari kulit dan alas kaki Rp 3,54 triliun, serta industri lainnya Rp 3,04 triliun.

“Formulasi yang dipakai pemerintah untuk mengurangi impor adalah dengan mendorong tumbuhnya industri substitusi impor, kemudian untuk mendorong ekspor juga dengan meningkatkan investasi berorientasi ekspor,” imbuhnya.

Dengan formula yang diterapkan tersebut, diharapkan terjadi loncatan pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan. Hal ini akan mendukung target Making Indonesia 4.0, yakni masuk 10 besar perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.

“Maka itu, perlu mengakselerasi ekspor produk yang memiliki nilai tambah tinggi,” ujarnya.

Dalam hal ini, Kemenperin serius menjalankan kebijakan hilirisasi industri, yang juga mampu membawa efek berantai pada penyerapan tenaga kerja dan penerimaan devisa.

Artikel ini sudah tanyang di website: https://bisnis.tempo.co/read/1177806/memperin-genjot-investasi-dan-ekspor-di-5-sektor-karena/full&view=ok